You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Pamotan
Pamotan

Kec. Pamotan, Kab. Rembang, Provinsi Jawa Tengah

Rukun Bareng Guyub Bareng, Maju dan Makmur Bersama -- selengkapnya...

Kawasan Dieng Minus 5 Derajat Celsius, Petani Kentang Terancam Gagal Panen

AGUNG SUBEKTI 16 Juli 2026 Dibaca 4 Kali

Banjarnegara - Suhu di Dieng, Banjarnegara, pagi tadi mencapai -5 derajat Celsius. Kondisi tersebut menyebabkan para petani kentang terancam gagal panen lantaran daun tanamannya beku hingga layu.


Warga Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Brent Sastro (42) mengatakan suhu di rumahnya mencapai -5 derajat Celsius pada Senin (13/7) pagi tadi. Sedangkan Minggu (12/7) kemarin suhunya -3 derajat Celsius. Dia sempat mengabadikan dedaunan yang terdampak bun upas atau embun es.


"Pagi ini -5, kemarin -3. Wajib jaket tebal, Mas. Saya kalau keluar ngonten (membuat konten) pagi harus pake sepatu boots," kata Brent saat dihubungi detikJateng melalui pesan singkat, Senin (13/7/2026).


Brent juga mengirimkan foto dan video kondisi dedaunan yang diabadikannya pagi tadi kepada detikJateng. Tampak dedaunan layu dan diselimuti bunga es seperti di kulkas. Dia membenarkan kondisi daun beku mengkristal seperti pada Kamis (9/7) lalu yang sempat mencapai -6 derajat Celsius.


"(Kondisi dedaunan beku mengkristal seperti Jumat kemarin?) Kalau itu pasti Mas," sebutnyaDia juga menjelaskan, kondisi tersebut berpotensi membuat para petani kentang merugi.


"Tadi sempet ngobrol sama petani yang baru (menanam kentang) usia 1 bulan tanam, orangnya pasrah, jelas gagal panen. Daun dahan layu dan mati, rawan di usia sebelum 60 hari," jelasnya.



Menurut Brent, petani memiliki cara tersendiri untuk mengantisipasi kerugian besar akibat gagal panen. Salah satunya yakni mengganti tanaman kentang ke komoditas lainnya.

"Ada beberapa petani mengatur atau mengganti tanam wortel atau kubis yang tahan dengan embun es. Ada beberapa petani mengantisipasi dengan semprot dengan air ke tanaman dari malam sampai pagi, dan itu lumayan efektif," tuturnya.



Ada juga petani bertaruh tetap menanam kentang. Sebab harganya tinggi selama kondisi suhu minus masih berlangsung.

"Banyak yang bertahan nanam kentang juga, karena harga kalau pas musim seperti ini biasanya tinggi harganya," tuturnya.



Sementara itu Kepala UPT Dieng Banjarnegara, Wibi Satria N mengatakan suhu minus 6 derajat Celsius di Dieng tidak hanya terjadi pada Kamis lalu, tetapi juga Jumat (10/7).

"Kamis Jumat -6," kata Wibi.

Wibi menerangkan, petani biasanya menyiram tanaman pada malam hari agar tidak beku. Namun, dedaunan justru membeku hingga membuat tanaman mati.

"Malam harinya disiram, Mas. Tapi kemarin pas -6 malah jadi mati semua," sebutnya.

Sebelumnya, Wibi menjelaskan jika suhu di Dieng konsisten minus derajat Celsius hingga beberapa hari mendatang, maka tanaman milik petani terancam mati.

"Malam harinya disiram, Mas. Tapi kemarin pas -6 malah jadi mati semua," sebutnya.


Sebelumnya, Wibi menjelaskan jika suhu di Dieng konsisten minus derajat Celsius hingga beberapa hari mendatang, maka tanaman milik petani terancam mati.


"Lihat beberapa hari ke depan, Mas. Kalau seperti tadi pagi tiga hari ke depan, 90% bisa mati semua. Mayoritas di Dieng tanaman kentang," kata dia saat dihubungi detikJateng, Kamis (9/7).





APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan

Kabar Rembang