You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Pamotan
Pamotan

Kec. Pamotan, Kab. Rembang, Provinsi Jawa Tengah

Rukun Bareng Guyub Bareng, Maju dan Makmur Bersama -- selengkapnya...

Viral Keributan di SPBU Rembang hingga Wanita Gelantungan di Truk

AGUNG SUBEKTI 07 Juli 2026 Dibaca 7 Kali

Rembang - 

Video keributan di SPBU Pamotan, Kabupaten Rembang, jadi viral di media sosial. Rekaman yang diunggah akun Instagram @radarrembang sehari lalu itu memperlihatkan seorang perempuan berteriak dan berusaha menghentikan sebuah truk pada malam hari hingga menjadi perhatian warga.Dalam video tampak seorang perempuan berdiri di depan truk sambil berteriak. Sejumlah warga dan petugas SPBU terlihat menyaksikan peristiwa tersebut. Unggahan itu kemudian ramai diperbincangkan setelah muncul klarifikasi dari seorang perempuan yang mengaku sebagai sosok dalam video.


Perempuan dengan akun Instagram @ulyafidhiana_29 menyebut keributan terjadi karena mantan suaminya diduga hendak membawa anak mereka yang masih berusia 6 tahun tanpa persetujuannya. Menurutnya, sang mantan suami akan membawa anak tersebut dari Pamotan menuju Sumenep.


Ia mengaku anaknya sempat dibawa masuk ke dalam truk dan pintunya ditutup. Ia juga mengklaim ibunya sempat terbawa hingga sekitar 700 meter sebelum akhirnya terjatuh. Menurutnya, ia hanya berusaha mempertahankan hak asuh anaknya.


Sementara itu Kapolsek Pamotan AKP M. Sulhan Mulyadi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi dan informasi petugas piket, keributan dipicu persoalan keluarga antara sopir truk dengan istrinya yang telah pisah ranjang.


"Itu kejadian Sabtu (4/7/2026) malam. Dipicu masalah keluarga antara sopir dengan istrinya yang sudah pisah ranjang. Suaminya orang Madura tinggal di Madura, sedangkan istrinya warga Desa Joho, Kecamatan Pamotan. Keduanya memiliki seorang anak laki-laki berusia 6 tahun," kata Sulhan kepada detikJateng, Senin (6/7/2026).


Sulhan menjelaskan, sopir truk yang bekerja melayani rute Madura-Jawa Tengah disebut sudah beberapa bulan tidak bertemu anaknya. Saat melintas di wilayah Lasem, keduanya sepakat bertemu di SPBU Pamotan.


Saat pertemuan itu, anak mereka diajak masuk ke dalam truk. Tak lama kemudian pintu truk ditutup dan kendaraan melaju. Melihat hal itu, sang istri panik dan melempari kaca truk menggunakan batu, namun truk tetap melanjutkan perjalanan.


"Selang sekitar satu setengah jam kemudian, suami menghubungi istrinya melalui pesan singkat dan memberitahukan bahwa anaknya berada di lampu merah Sulang untuk diambil. Selanjutnya istri bersama ibunya menuju ke Sulang dan menjemput anak tersebut," jelasnya.


Meski sempat memicu keributan dan viral di media sosial, polisi memastikan peristiwa tersebut merupakan persoalan internal keluarga. Hingga kini tidak ada laporan resmi yang masuk ke Polsek Pamotan terkait kejadian tersebut.



===============================================================================================

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan

Kabar Rembang